Teman-teman, ini adalah salah satu contoh nyata, salah satu kawan kita yang sedikit cakap, namun langsung berkarya, Bahruddin FA84. Bahruddin membeli kopi dari tanah kelahirannya di sekitar Sumsel, karena dia melihat ada saat-saat dimana kopi ini harganya jatuh, dan ia ingin membantu petani di daerahnya. Dia membeli sendiri, dia mengolah sendiri dan dia pasarkan sendiri kopi kemasan dan olahannya tersebut dengan brand KAWA. Petani terbantu, Bahruddin juga bisa berbisnis. Kemarin Bahruddin membagikan samplenya kepada para alumni yang hadir di BUBAR ITB84.
Dia menawarkan kepada rekan-rekan yang mau ikut memasarkannya. Harga utk agen Rp 17.000 dengan minimal order 10 box,. sedangkan harga untuk konsumen langsung Rp 25.000/box isi 250 gram. Kalau ada yg perlu info lebih lengkap bisa japri ke This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it atau 081321134343. Atau silahkan menghubungi melalui Facebook.
Kalau mau coba-coba dulu, silahkan nanti mencicipinya di Rumah Alumni. Kalau mau membeli retail, silahkan juga nanti membeli di Rumah Alumni. Selisih harga retailnya yang Rp.8.000 tersebut, akan disumbangkan oleh ITB84 untuk Rumah Alumni.
Bubuk kopi KAWA adalah bubuk kopi murni yang diolah dari petani kopi di Ogan komering ulu Sumatera Selatan. Pengolahan secara tradisional belum ada campur tangan komersial, yang dipetik dengan memilih hanya buah kopi yang sudah masak di pohon dan disangrai dengan kayu bakar sehingga aromanya tentu saja berbeda dengan kopi instan yg diproduksi dengan mesin.
Bubuk kopi KAWA murni tanpa ada campuran dan racikan (biasanya kopi suka dicampur dengan jagung atau kerak nasi), tanpa pengawet, tanpa pewarna dan tanpa flavour dan essence. Karena itu, bubuk kopi KAWA memang cocok utk penikmat kopi. kurang cocok untuk peminum kopi pemula karena peminum kopi pemula akan merasa "terlalu keras", kecuali bila disajikan encer.
Dari segi harga kurang lebih equal dengan produk2 yang disebutkan tadi.
Hanya saja saat ini KAWA belum ada kemasan sachet dan baru ada kemasan box 250 gram. juga belum ada kemasan kombinasi dengan kopi dan susu. Bubuk kopi KAWA juga sudah diproduksi dan dikemas secara hygienis karena sudah mendapat izin dari Dinas Kesehatan Bandung, dimana pihak dinas Kesehatan memberikan izin setelah melakukan survey terhadap proses produksi.
Demikian penjelasannya, semoga bermanfaat.
Powered by ITB84@Facebook Comments












