Forum ITB84

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home

Jalan-jalan ke Musium Nasional

Pemerintah Kota Solo Kembangkan Kembangkan Wisata Kereta (loko tua) Keliling Kota. Demikian isi berita yang saya baca di harian Kompas kemarin. Ngomong-ngomong soal kereta api kuno yang melintas di Kota Solo ini, saya sangat salut atas usaha yang dilakukan Walikota Solo, Pak Jokowi untuk memajukan pariwisata kota Solo. Seumur-umur, saya belum pernah naik kereta api melintas Jalan Slamet Riyadi, jadi tentu saja saya, istri dan anak-anak juga sangat ingin mencobanya nanti kalau saat pulang ke Solo.

 

Demikian juga, selama saya tinggal di Jakarta 10 tahun ini, saya dan anak-anak belum pernah pergi ke musium di sekitar kota Jakarta, dan hari Sabtu siang tadi, saya mengajak anak-anak untuk pergi ke Musium Nasional (Musium Gajah) di Jalan Medan Merdeka Barat, dekat Monas... (seingat saya, saya juga baru pertama dan terakhir kali pergi ke Monas saat SMP). Jam 14:30 saya tiba di depan halaman musium, dan ketika hendak memarkir mobil, saya dipersilahkan menuju ke basement. Dalam hati saya berkata, "Hebat sekali musium ini, bisa punya fasilitas parkir basement". Ketika sampai di mulut pintu basement, petugas parkir dengan sigap menyodorkan tiket resmi parkir yang harus dibayar saat itu juga. Jadi tidak seperti sistem 'secure parking' yang membayarnya jam-jaman. Harga parkirnya Rp. 4.000,- Saya segera masuk ke basement dan memarkir mobil di basement dua yang sangat luas. Kebetulan hari ini di Musium Nasional sedang ada pameran Tenun Ikat Nusantara, sehingga lantai parkir di Basement satu sudah penuh. Dari pengamatan saya, terlihat bahwa fasilitas parkir yang sangat luas ini, pasti jarang terpakai, karena di sana sini lantai parkirnya sangat kotor oleh debu, yang artinya tidak pernah ada ban mobil yang menapaki lantai itu.

Dari basement dua, saya naik ke basement satu, dan langsung menuju hall pameran Tenun Ikat. Bagi yang belum pernah masuk ke dalam musium ini seperti saya, dan hanya baru sempat memperhatikan Musium Nasional dari arah luar, kompleks bangunan ini terdiri dari dua buah gedung kembar yang telah dipugar beberapa waktu yang lalu. Kalau dari arah Jalan Medan Merdeka Barat, gedung yang lama adalah sebelah kiri yang berfungsi sebagai musium, sedangkan gedung yang baru sebelah kanan adalah hall serbaguna. Keduanya dihubungkan dengan 'bangunan jembatan' yang beratap dan berdinding, dan di bawah 'bangunan jembatan' tersebut terdapat fasilitas amphiteater. Setelah menyempatkan menonton pameran Tenun Ikat Nusantara, saya dan anak-anak langsung menuju ke bagunan kiri, yaitu bangunan musium.

Di depan tangga masuk, sebelah kanan ada semacam counter. Mohon maaf, bentuknya mirip dengan tempat penitipan sandal seperti kalau kita sedang ke mesjid. Saya juga tidak bisa membedakan, mana petugas musium atau mana orang yang hanya sedang iseng-iseng duduk di belakang counter. Tapi ternyata laki-laki tanpa seragam di belakang counter itu adalah petugas tiket yang cukup ramah. Dia segera menyodorkan 4 tiket resmi. Mau tahu berapa harga tiket masuknya...? Satu orang dewasa adalah tujuh ratus lima puluh rupiah, dan anak-anak di bawah 17 tahun/pelajar dua ratus lima puluh rupiah. Sebenarnya rombongan saya terdiri dari dua orang dewasa dan dua anak-anak, tetapi dengan harga tiket semurah itu, siapa yang peduli anak atau dewasa, toh saya hanya membayar Rp. 3000,-. Sewaktu saya menyodorkan uang Rp. 10.000,-, dengan cekatan pula petugas itu segera memberikan uang kembalian sebesar Rp. 7.000,- dan empat lembar tiket @ Rp. 750,-

Masuk ke pintu musium, saya disambut dengan patung Ganesha yang sangat besar. Di sepanjang lorong luar, sangat banyak terdapat patung-patung batu Ganesha, Buddha, Syiva dll. dalam berbagai macam ekspresi, dimensi dan ukuran. Bangunan musium ini sangat indah.... bahkan luar biasa indahnya secara arsitektur. Di sepanjang lorong, terdapat pintu-pintu menuju ruang-ruang yang memajang benda-benda kuno yang disesuaikan dengan jenis dan tema-nya. Ada yang tentang kain, keramik, gerabah dan sejenisnya dari sejak jaman purba, jaman majapahit hingga benda budaya yang masih mudah kita jumpai hingga saat ini. Kondisi ruangan-ruangan itu cukup bersih, hanya saja di beberapa bagian AC-nya sudah tidak terasa dingin lagi. Lampu display-nya juga sudah banyak yang tidak menyala di sana-sini. Yang paling kelihatan terawat adalah justru di bagian paling belakang, yaitu area yang menyimpan benda-benda suku asmat. AC ruangannya lumayan dingin dan di sana terdapat LCD TV wall-nya, yang memutar info tentang benda-benda di musium itu. Saya juga heran... kok hanya ruangan di tema asmat saja yaa... yang kelihatan masih cukup terawat dengan baik....?

Kami berkeliling di dalam gedung musium kira-kita satu jam, dan setelah puas mengamati, kamipun berjalan menuju pintu keluar. Selama satu jam tadi, saya hanya bertemu pengunjung lain sebanyak kira-kira 10 orang, dan hanya satu orang petugas satpam, yang segera menyalakan LCD TV wall, ketika kami baru masuk ke dalam ruang asmat tadi. Ketika saya melalui pintu keluar, saya sempat menemukan sebuah multimedia TV stall  dengan logo Jakarta Tourist Information, namun sepertinya sudah tidak berfungsi, karena nampak berdebu, kotor dan kabel listriknya dicabut...!

Sambil berjalan kembali ke parkir mobil, saya hanya bisa menggugat diri sendiri, sayang sekal yaa... sebenarnya barang-barang yang ada di musium tadi bagus-bagus, tapi dikemas dengan sangat seadanya, karena mungkin saya tadi membayarnya terlalu murah. Terlalu jauh untuk membandingkannya dengan National Museum di London, Louvre di Paris, Van Gough di Amsterdam, atau sekedar National Museum di Singapore. Padahal, sesungguhnya potensi budaya dan pariwisata bangsa kita sungguh sangat luar biasa, dan memang harus 'dikemas' dengan baik supaya bisa dijual dengan harga yang 'pantas'.

Jadi, sekali lagi, salut untuk Pak Jokowi yang bisa mengemas kereta api kuno menjadi sebuah atraksi yang memiliki nilai jual lebih tinggi daripada hanya sekedar dipamerkan di Ambarawa sana...!

PS: Saya mencoba browsing ke Musium Nasional Jakarta (harusnya adalah musium yang terbaik di Indonesia). Alamat websitenya adalah : http://www.museumnasional.org/ Data terakhir diupdate pada tahun 2001-2005.... Ampun...!!!. jadi Departemen Pariwisita selama ini ngapain aja sih...?


Powered by ITB84@Facebook Comments
Last Updated on Sunday, 26 April 2009 02:29  
  • 0
  • 1
  • 2
prev
next

Peresmian ITB84 Lounge

{qtube vid:=A3BGKjVLZSY w:=320 h:=267 b:=1 c1:=402061 c2:=9461ca ap:=1 rel:=0}

Read more

Lukisan Wisnu (SR84)

News image

Rekan kita Wisnu (SR84) akan melelang beberapa lukisan hasil karyanya @ Rp. 15.000.000,-. Penjualan lukisan ini akan digunakan untuk membiayai sekolah putranya. Apabila diantara rekan-rekan ada yang berminat untuk membeli karyanya tersebut, silahkan menghubungi Wisnu 022-92616959 Silahkan click lukisan di bawah ini untuk melihat ...

Read more

Menuai Sukses, Konser Alumni PSM-ITB 201

News image

Source : PedomanNews.com Konser Alumni Paduan Suara Mahasiswa (PSM-ITB) 2011 Jakarta, PedomanNEWS.com - Konser Alumni Paduan Suara Mahasiswa (PSM-ITB) 2011 di Pusat Perfilman Usmar Ismail Jakarta pada Rabu malam (20 Juli 2011) menuai sukses besar, diikuti standing ovation dan teriakan "more...more" di akhir acara. Ratusan alumni ITB juga penonton umum berhasil dihibur oleh puluhan penyanyi alumni PSM-ITB dari berbagai angkatan dan diberi bonus 2 lagu tambahan. Gaudeamus yang sangat dikenal para alumni ...

Read more
More in: gadjah1966
next
prev

Silahkan klik link Yahoo di atas untuk bergabung menjadi anggota milis ITB84

Info Penting

Silahkan Login ke Website

Untuk bisa mengakses DATABASE, LAPORAN KEUANGAN dan beberapa feature lainnya, silahkan login terlebih dahulu kedalam website untuk membuka MENU-nya. Bagi anda yang belum terdaftar di web, silahkan BUAT ACCOUNT dahulu. Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan perlindungan data kita bersama. Bagi yang belum tahu caranya untuk register ke website, silahkan membaca sub menu FAQ di bawah menu HOME. Terima kasih.

Karena kami telah menambahkan sistem proteksi baru, maka bagi Alumni ITB84, silahkan membuat ACCOUNT BARU Account lama anda tidak lagi bisa digunakan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Who's Online

Now 5 guests online

ITB 84 Event Calendar

<<  May 2012  >>
 Mo  Tu  We  Th  Fr  Sa  Su 
   1  2  3  4  5  6
  7  8  910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   
Facebook Picasa

Login Form

Bagi anda yang belum terdaftar di web, silahkan BUAT ACCOUNT dahulu pada menu INFO PENTING di atas.
Remember Me
Group Forum ITB84 on Facebook

Polls

Media ITB84 yg sering anda akses
 


Countries

75.5%UNITED STATES UNITED STATES
14.6%INDONESIA INDONESIA
8.4%AUSTRALIA AUSTRALIA
0.7%CANADA CANADA
0.1%SINGAPORE SINGAPORE

Visitors

Yesterday: 109
Last Week: 752
This Month: 2473
Last Month: 2515
Total: 52160


Klik logo di atas untuk masuk ke website Piala Rektor ITB


Untuk Info lebih lanjut : KLIK DI SINI

Latest News

  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
prev
next

Lounge ITB 84

News image

Ini adalah foto-foto Lounge ITB84 yang disumbangkan oleh ITB84 kepada ITB, dari hasil pelaksanaan Turnamen Golf Piala Rektor ITB ke 4 tahun 2011 yang lalu. Lokasi lounge ini di gedung BAP (Rektorat), Jalan Taman Sari - Bandung. Lounge ITB 84 ini tempatnya sangat strategis dan selalu dijadikan ruang tunggu jika ...

Read more

My very own concert! "Piano, Persahabata

News image

Teman2 ITB84,Rekan kita Bubi Sutomo (TA84) ingin sekali agar kita semua bisa datang diacara spesial yang dikhususkan untuk para sahabat:My very own concert! "Piano, Persahabatan & Perlintasan" Resital & Essay by Bubi Sutomo.Rabu 11 April 2012, 7pm, Teater Kecil, TIM, Cikini.Sehubungan tempatnya yang sangat terbatas, seandainya berminat hadir silahkan melakukan ...

Read more

Putaran Final Kampanye Pemilu IA ITB & S

News image

silakan click untuk memperbesar IA ITB Jakarta dan BPPT mengundang seluruh Alumni ITB untuk hadir dan berpartisipasi dalam acara Putaran Final Kampanye Pemilu Ketua IA ITB 2011 - 2015 dan Simulasi E-Voting yang akan diadakan pada hari : Senin tgl. 21 November 2011, jam 19 - 22,bertempat di Auditorium BPPT [Gedung II, lantai 3], J...

Read more

Satu ITB Indonesia Satu - Ngariung in Pr

News image

Silahkan click untuk memperbesar Satu ITB Indonesia Satu - Ngariung In ProgressioDebat Kandidat Ketua IA ITB 2011 - 20151. Amir Sambodo2. Hermanto Dardak3. Dasep Ahmadi4. Nining Soesilo5. Sumaryanto WidayatinGedung Graha Citra Caraka (Telkom)Aula Pangeran Kuningan Jalan Gatot Subroto 52, JakartaKamis 3 November 2011Jam 19.00 - selesaiSpecial Performance :- The 8est4ars Band (Pemenan...

Read more

Halal Bihalal ITB84 - 2011

News image

silahkan click untuk memperbesar ITB84, ayo kita kumpul-kumpul lagi, kangen-kangenan lagi, maaf-maafan lagi.... Kapan dan dimana....? Sabtu, 8 October 2011 Di Damai Indah Golf Country Club - BSD Jam 19.00 - onward (setelah acara gathering golf Piala Rektor IV) 1. Acara ini terbuka dan gratis untuk seluruh alumni ITB84 (...

Read more

Buka Puasa 2011 IA ITB Jakarta

News image

  click to enlarge Buka Puasa 2011 IA ITB JakartaRamadhan in HarmoniaHari dan Tanggal :Selasa, 16 Agustus 2011Tempat :Rumah Alumni IA ITB Jakarta(depan Gedung Trakindo)Jalan TB. Simatupang No. 7, Jakarta SelatanPh. 021 7804533Acara :Sajian kuliner melayuHikmah ramadhanDialog alumniMusik ...

Read more

ITB 84 Bubar 2011

News image

click to enlarge Kepada Sahabat ITB 84 ysh,Kami mengundang rekan-rekan untuk hadir dalam acara buka puasa bersama,yang akan di laksanakan pada : Hari / tanggal / waktu : Senin, 15 Agustus 2011 Pukul 17.30 s/d 21.30 Penceramah : KH. Drs. Wahfiudin, MBA Tempat : Hotel IntercontinentalJalan Sudirman Kav 10-11, Jakarta(sebela...

Read more

Pameran Besar Seni Rupa Kontemporer Isla

News image

silahkan click untuk memperbesar gambar Kami atas nama Panitia Pameran Besar Seni Rupa Kontemporer Islami mengundang Bapak beserta Ibu untuk menyaksikan penampilan karya-karya terbaik seniman papan atas yang berasal dari kantung-kantung seni di Indonesia.Pameran akan dilaksanakan pada :Hari / Tanggal : Rabu / tgl 27 Juli –...

Read more

JoomlaWatch Stats 1.2.8b_10-dev by Matej Koval