Rabu 25 Agustus 2010, sore hari ditengah kemacetan kota Jakarta, kembali ITB84 berkumpul di Rumah Alumni ITB untuk melakukan acara Buka Bareng. Syaifuddin Syaid (FA84) selaku PIC sudah sangat rapi mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari tukang parkir, mengatur menu makanan, hingga ke materi acaranya. Semula kami agak khawatir, apakah dengan tidak dilakukannya BUBAR di hotel/restaurant seperti tahun-tahun sebelumnya, dan lebih memilih melakukan di Rumah Alumni, maka jumlah peserta yang hadir akan bisa seramai tahun-tahun sebelumnya….? Namun kekhawatiran itu hilang, ketika satu persatu rekan-rekan ITB84 berdatangan. Hingga sampai akhir acara, dari daftar absen tercatat lebih dari 50 orang yang hadir. Dan yang lebih menyenangkan lagi, banyak diantara rekan-rekan yang hadir adalah mereka yang sudah lama sekali tidak pernah muncul di percaturan ITB84, dan banyak diantara rekan-rekan non muslim yang hadir di Buka Bareng untuk bersilaturahmi bersama kawan-kawan lamanya ITB84.
Rekan-rekan mulai banyak berdatangan ketika adzan Magrib berkumandang, sehingga dipersilakan untuk langsung berbuka puasa dengan menyantap ta’jil dan es jeruk blewah yang menyegarkan. Kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan sholat magrib berjamaah secara bergantian, di ruang yang sudah disediakan.
Effendy Sitompul bertindak selaku MC, dan membuka acara pada pukul 18.30. Acara diawali dengan tausyiah oleh Arsyadi (FA84). Ternyata ITB84 memang ada di mana-mana…., bahkan yang menjadi uztad-pun ternyata ada. Isi tausyiah yang disampaikan Asryadi ini benar-benar menyejukan. Seperti biasa ia mengajak kita semua untuk berbuat baik, namun hal itu dilakukan dengan analogi dan sentilan rumus-rumus matematika/kimia/fisika yang hanya bisa dicerna oleh anak ITB.
Tausyiah berlangsung selama kurang lebih 30 menit, dan kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ahmad Yani (TL84) selaku Ketua Forum ITB84, yang melaporkan beberapa kegiatan yang sudah dilakukan oleh Forum ITB84 selama kurun waktu 2009-2010. Pukul 19.15 kami break untuk menikmati santapan malam berupa menu hidangan nasi bali, yang lezat dan agak pedas, sambil bersilaturahmi dengan teman-teman lama.
Acara dilanjutkan kembali pada pukul 20.30 dengan presentasi bertemakan Insan Kamil vs Superman oleh Bubi Iradiadi. Bubi menceritakan, bahwa setelah sebagai insan kamil, dirinya mengalami pencapaian hal-hal ‘besar’ dalam hidupnya, ternyata hal terbesar yang bisa dicapai adalah, apabila kita bisa menguasi cara bekerja ‘otak kita’. Dan ternyata hal tersebut secara scientific bisa dipelajari, sehingga kalau mau, kita pun akan bisa menjadi ‘Superman’. Di sela-sela acara, Bubi menampilkan kemampuan anaknya sendiri dan salah seorang anak didiknya yang telah mampu menguasai cara bekerja otaknya. Dengan mata yang tertutup si anak bisa membaca buku dengan lancar, bahkan satu diantaranya sudah mampu meng-kloning dirinya, dan mampu masuk ke raga orang lain untuk mendeteksi fungsi organ-organ tubuh dan membantu memyembuhkan bila ada yang tidak berfungsi sempurna. Ini sama sekali bukan klenik…, tetapi semuanya secara scientific bisa dijelaskan dengan gamblang.
Setelah Bubi selesai melakukan presentasi formal, ternyata rekan-rekan banyak sekali yang berminat untuk mebahas lebih lanjut dengan melakukan kelompok diskusi kecil, dan bahkan ada yang antri untuk diperiksa oleh anak didik Bubi.
Sebelum acara resmi ditutup, Syahganda GD84 yang sebelumnya nampak berdiskusi serius dengan Dwi Larso TI84, mengumumkan bahwa ITB84 akan membentuk POKJA yang akan membahas peranan ITB84 di masa mendatang. Sementara akan dibuatkan milis khusus, dan bagi rekan-rekan yang berminat untuk bergabung, akan diatur mekasnismenya. Acara resmi ditutup pada pukul 22.00 dengan do’a bersama yang dipimpin oleh Asryadi
Sekitar pukul 22.15, Hendry Harmen SI84, baru bisa bergabung karena pesawatnya dari Surabaya mengalami delay. Maka akhirnya beberapa diantara kami tetap berkumpul, sambil melakukan jam session music, dan melakukan diskusi ‘life begin at forty’ hingga pukul 00.30 malam.
Foto-foto selengkapnya bisa dilihat di sini :
![]() |
![]() |
| Facebook |
Picasa |
Powered by ITB84@Facebook Comments
| < Prev | Next > |
|---|

















